Hilang
Karena semuanya hilang
Aku pernah begitu bahagia bersama seseorang
Pernah begitu bersemangat untuk menjadi yang terbaik baginya
Setiap waktu luang rasanya ingin mencoba resep baru karena dia bilang "aku ingin punya istri yang pandai memasak"
Setiap sore, aku lebih sering menyisir rambutku, karena dia bilang "rambutmu indah"
Iya, aku pernah segembira itu karena seseorang.
Aku pernah se-semangat itu untuk menjadi yang terbaik
Dan sekarang hilang,
Iya, hilang begitu saja
Perasaan gembira itu,
Perasaan bersemangat itu,
Semuanya hilang
Aku tidak lagi menjadi bahagia
Aku tidak lagi menjadi bersemangat
Meski dia berkata,
"Kamu tetap yang paling cantik"
"Aku ingin kamu begini begitu karena aku menyayangimu,"
Untuk suatu waktu,
Aku kehilangan gairahku
Aku semakin jauh
Jauh dari diriku sendiri atau dia yang mengklaim lebih mengenal aku.
Aku kira aku lelah.
Mungkin aku memang lelah.
Karena, sampai sekarang ini,
Mungkin baginya aku tidak melakukan apa-apa
Aku tidak mencapai apa-apa
Mungkin karena aku tak pernah mengukur,
Aku telah sampai di mana
Aku tak pernah berencana
Di waktu ini aku harusnya ada di sini
Ya, mungkin itu kesalahannya
Kesalahanku.
Sampai akhirnya aku hanya mendapat lelah
Dan tak mendapat pengelihatannya.
Karena semua perasan itu hilang
Aku putuskan untuk pergi
Aku akhirnya pergi
Dia mengira aku egois
Mungkin iya begitu awalnya
Tapi sekarang aku berpasrah
Aku tau diri, tidak akan mendapat yang lebih baik darinya
Meski begitu ia tetap aku lepaskan
Lebih baik bahagia dengan apa adanya
Dari pada terus memaksa sebuah ketidakmampuan
Aku kira aku ingin kembali,
Tapi,
Lebih baik tidak kan?
Aku pernah begitu bahagia bersama seseorang
Pernah begitu bersemangat untuk menjadi yang terbaik baginya
Setiap waktu luang rasanya ingin mencoba resep baru karena dia bilang "aku ingin punya istri yang pandai memasak"
Setiap sore, aku lebih sering menyisir rambutku, karena dia bilang "rambutmu indah"
Iya, aku pernah segembira itu karena seseorang.
Aku pernah se-semangat itu untuk menjadi yang terbaik
Dan sekarang hilang,
Iya, hilang begitu saja
Perasaan gembira itu,
Perasaan bersemangat itu,
Semuanya hilang
Aku tidak lagi menjadi bahagia
Aku tidak lagi menjadi bersemangat
Meski dia berkata,
"Kamu tetap yang paling cantik"
"Aku ingin kamu begini begitu karena aku menyayangimu,"
Untuk suatu waktu,
Aku kehilangan gairahku
Aku semakin jauh
Jauh dari diriku sendiri atau dia yang mengklaim lebih mengenal aku.
Aku kira aku lelah.
Mungkin aku memang lelah.
Karena, sampai sekarang ini,
Mungkin baginya aku tidak melakukan apa-apa
Aku tidak mencapai apa-apa
Mungkin karena aku tak pernah mengukur,
Aku telah sampai di mana
Aku tak pernah berencana
Di waktu ini aku harusnya ada di sini
Ya, mungkin itu kesalahannya
Kesalahanku.
Sampai akhirnya aku hanya mendapat lelah
Dan tak mendapat pengelihatannya.
Karena semua perasan itu hilang
Aku putuskan untuk pergi
Aku akhirnya pergi
Dia mengira aku egois
Mungkin iya begitu awalnya
Tapi sekarang aku berpasrah
Aku tau diri, tidak akan mendapat yang lebih baik darinya
Meski begitu ia tetap aku lepaskan
Lebih baik bahagia dengan apa adanya
Dari pada terus memaksa sebuah ketidakmampuan
Aku kira aku ingin kembali,
Tapi,
Lebih baik tidak kan?

0 komentar